Cagar Alam Panajungan Ciamis

Cagar Alam Panajungan Ciamis

Taman wisata alam yang memiliki luas mencapai 530 hektar ini benar – benar merupakan kawasan yang kaya flora dan fauna. Ada beberapa jenis flora juga di sebut semisal pohon kondang dan bohon benda. Tidak heran dengan keanekaragaman hayati nya yang tinggi. Membuat cagar wisata ini kondusif untuk di huni oleh beberapa satwa. Seperti monyet ekor panjang, lutung, kalong (kelalawar), banteng, rusa, dan juga landak. Jenis burung juga banyak ditemukan disini, seperti Cipeuw. Cangehgar, Tlungtumpuk, Jogjog, Biawak, Tokek, dan Ular. Dengan banyak flora dan fauna yang ada disini merupakan daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang datang berwisata.

Cagar Alam Panajungan Ciamis

Untuk Konservasi Sumber Daya Alam Pangandaran semula merupakan tempat perladangan penduduk. Tahun 1922, ketika Y. Eycken menjabat Residen Priangan, diusulkan menjadi Taman Buru. Pada waktu itu dilepaskan seekor Banteng, 3 ekor Sapi Betina dan beberapa ekor rusa. Karena memiliki keanekaragam satwa yang unik dan khas. Serta perlu dijaga habitat dan kelangsungan hidup nya maka pada tahun 1934. Nama kawasan ini diubah menjadi Suaka Margasatwa dengan luas 530 hektar. Dan pada tahun 1961, setelah ditemukan bunga Raflesia Fatma yang langka. Dan nama nya diubah lagi menjadi Cagar Alam Pananjungan Ciamis. Dengan semakin meningkatnya kebutuhan masyarakat akan tempat rekreasi, maka pada tahun 1978. Sebagian kawasan tersebut 37,70 hektar dijadikan Taman Wisata. Tempat wisata jawa barat ini cukup menarik untuk anda kunjungi

Pada tahun 1990 dikukuhkan kawasan perairan di sekitar nya sebagai. Cagar Alam Laut 470 hektar, sehingga luas seluruhnya menjadi 1.000 hektar. Dalam perkembangan selanjut nya, berdasarkan SK Menteri Kehutanan No. 104/Kpts-II/1993 pengusahaan wisata TWA Pangandaran diserahkan dari. Direktorat Jenderal Perlindungan Hutan dan Pelestarian Alam kepada Perum Perhutani. Kegiatan wisata yang dapat dilakukan di kawasan konservasi Pangandaran dan sekitarnya adalah. Lintas alam, bersepeda, berenang, bersampan, scuba diving, snorking dan melihat peninggalan sejarah. Cagar alam seluar lebih dari 530 hektar yang diantaranya. Termasuk wisata seluas 37,70 hektar berada dalam pengelolaan SBKSDA Jawa Barat II. Memiliki berbagai flora dan fauna langka seperti Bunga Raflesia Padma, Banteng, Rusa dan berbagai jenis Kera.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *